Membangun biduk rumah tangga yang harmonis hingga ujung usia merupakan impian setiap pasangan. 
Keluarga akan terasa laksana surga ketika suami bersikap sayang kepada istri, dan istri bersikap sayang kepada suami. 
Salah satu kendalanya adalah faktor keharmonisan hubungan antara suami istrinya yang sering terganggu akibat sikap egois dari kedua belah pihak. 
Suami-Istri ibarat puzzle, potongannya saling melengkapi, jika salah-satu hilang maka rumah tangga juga tidak akan lengkap. 
Keluarga bisa harmonis, suami-isteri dapat rukun jika masing-masing mensyukuri apa yang ada pada pasangannya.

 

أقرَبُكُم مِنّي مَجلِسا يَومَ القِيامَةِ أحسَنُكُم خُلُقا وخَيرُكُم لِأَهلِهِ 
“Orang yang paling dekat denganku kedudukannya pada hari Kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya dan paling baik terhadap keluarganya”.
إنَّ مِن أكمَلِ المُؤمِنينَ إيمانا ، أحسَنَهُم خُلُقا وألطَفَهُم بِأَهلِهِ.    
.سنن الترمذي : ج ۵ ص ۹ ح ۲۶۱۲ ،المستدرك على الصحيحين : ج ۱ ص ۱۱۹ ح۵ .
“Sesungguhnya iman yang paling sempurna dari orang beriman adalah orang yang paling baik akhlaknya dan paling lembut terhadap keluarganya”