Seorang penyair mengatakan bahwa cinta pertama seorang gadis adalah kepada ayahnya, hal tersebut tidaklah berlebihan mengingat peran ayah yang begitu besar bagi keluarganya. 

Sosok ayah yang baik yang melindungi serta mengayomi keluarganya dapat menginspirasi anak-anaknya untuk melakukan hal yang serupa.
Khususnya bagi anak perempuan bahwa sosok seperti ayahnyalah yang kelak menjadi idolanya ketika dia memutuskan untuk mencari pendamping hidup bagi dirinya.
Menjadi ayah adalah sebuah amanah agung yang telah dipercayakan oleh Tuhan kepada Anda untuk menjaga, merawat, dan membesarkan anak-anak yang dititipkan sementara kepada Anda. 
Anak-anak perempuan Anda adalah sangat unik, mereka dibekali dengan perasaan lembut yang tidak dimiliki oleh anak-anak putra Anda, sehingga cara mendidik mereka pun berbeda, jangan pernah menyakiti atau bahkan menghancurkan perasaan mereka yang lembut itu.
Rasulullah berpesan pada kita:
ما مِن بَيتٍ فيهِ البَناتُ إلّا نَزَلَت كُلَّ يَومٍ عَلَيهِ اثنَتا عَشرَةَ بَرَكَةً ورَحمَةً مِنَ السَّماءِ ، ولا تَنقَطِعُ زِيارَةُ المَلائِكَةِ مِن ذلِكَ البَيتِ ، يَكتُبونَ لِأَبيهِم كُلَّ يَومٍ ولَيلَةٍ عِبادَةَ سَنَةٍ.  

جامع الأخبار : ص ۲۸۵ ح ۷۶۵ عن أبي هريرة .
“Tidak ada di sebuah rumah para anak perempuan kecuali turun12 keberkahan di setiap harinya dan juga rahmat dari langit, dan tidak akan putus kunjungan para malaikat ke rumah tersebut dan menuliskan untuk ayahnya setiap hari dan malam ganjaran kebaikan bernilai ibadah setahun”. (Kitab Jami’ al-akhbar, dari Abu Hurairah)