Eksistensi puasa adalah untuk mengendalikan diri.

Pengendalian diri mulai dari menahan lapar dan haus, menahan amarah, menahan diri untuk ghibah, menahan diri untuk berkata dusta, yang semuanya akan berujung indah.

Kita tdk akan sanggup mengekang amarah dan hawa nafsu secara keseluruhan hingga tidak meninggalkan bekas apapun dalam diri kita. Namun jika mencoba untuk mengendalikan keduanya dengan cara latihan dan kesungguhan yang kuat, tentu kita akan bisa..

Rasul saw dlm sabdanya;
‘Khiyarukum kullu mufattanin tawwaabin’

Sebaik-baiknya kalian adalah setiap org yang tergoda dgn perbuatan dosa, tapi kemudian kembali bertobat…

Yaa Tawwaab tub ‘alainaa… selamat berbuka….🙂

View on Path