Hati memang sesuatu yang penuh misteri. Ia menjadi raja bagi seluruh kegiatan manusia. Hati begitu dinamis merespon bahkan menyetir segala suasana yang melingkupi hidup seorang manusia.

Kadang ia bisa keras karena keringnya sentuhan iman. Dan menjadi begitu lembut ketika rengkuhan nilai keimanan menjadi begitu kuat.

Taubat seorang hamba Allah sebenarnya menyatakan bahwa hatinya mulai melunak. Ada celah-celah cahaya hidayah yang mulai merambat masuk ke hati. Jika taubat tidak diikuti dengan perawatan yang baik, bisa jadi, celah-celah tadi mengecil dan akhirnya tertutup kembali.

Dan Allah swt. lebih cepat membuka pintu cintaNya daripada hambaNya yang akan menuju taubat.

“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (Q.S. An-Nur:31).

Jum’at, 12-06-2014