حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ\nأَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو عِنْدَ الْكَرْبِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْحَلِيمُ الْحَكِيمُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمُ

Dari Ibnu Abbas bahwa Nabi SAW berdoa ketika sedang kesusahan dengan mengucapkan:

“LAA ILAAHA ILLALLAAHUL HALIIMUL HAKIIM, LAA ILAAHA ILLALLAAHU RABBUL ‘ARSYIL ‘AZHIIM, LAA ILAAHA ILLALLAAHU RABBUS SAMAAWAATI WAL ARDHI WA RABBUL ‘ARSYIL KARIIM”

(Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Lembut, Maha Bijaksana, tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah Tuhan Pemilik ‘arsy yang agung, tidak ada tuhan yang berhak di sembah kecuali Allah, Tuhan Pemilik langit dan bumi dan Tuhan Pemilik ‘arsy yang mulia). (HR. Turmudzi : 3357)

Hadits ini, kita akan mendapatkan ‘pesan’ khusus dari Nabi Sholallahu Alaihi Wasalam, yaitu sebuah ‘amalan’ yang kudu dibaca mana kala sedang merasakan kesusahan, karena orang hidup memang tak luput dari masalah, dan masalah apapun yang sedang dihadapi maka sesungguhnya adalah ‘kesengajaan’ yang Allah berikan untuk setiap hambaNya, manakala Dia hendak mengujinya, mengingatkan, atau bahkan menyiksanya.

Hadits ini menunjukan bahwa sekelas Nabi Sholallahu Alaihi Wasalam pun merasakan kesusahan, dan beliau memberikan ‘resep’ jitu buat ‘keluar’ dari kesusahan dan supaya tidak berlama-lama dalam kesusahan, bimbingan beliau adalah wahyu yang diwahyukan, maka sungguh adalah kebenaran dan tak ada keraguan.

Bacaan yang Nabi Sholallahu Alaihi Wasalam ajarkan pada hadits tersebut diatas juga pengajaran dari beliau, apapun yang terjadi dalam hidup ini maka teramat mudah bagiNya buat merubahnya, dan kembali secara total kepadaNya adalah kata kunci untuk ‘terlepas’ dari segala kesusahan.

Teramat singkat bacaannya, teramat sederhana tuntunan dari Nabi Sholallahu Alaihi Wasalam dalam hadits ini, hal ini menandakan bahwa tak layak ‘berkutat’ dalam kesedihan, apapun yang kini terasa berat yang membelit, sungguh bagiNya semudah membalikkan telapak tangan untuk mengubahnya menjadi kebahagiaan Allah berfirman:

لِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا فِيهِنَّ ۚ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya; dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

(QS. Al-Maidah : 120).

Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan berkali diulang pernyataan tersebut dalam kitabNya, tak ada yang sulit bagiNya, semua mudah dan bahkan teramat mudah, sebut saja namaNya, maka akan damai terasa.

Lakukanlah yang Nabi Sholallahu Alaihi Wasalam ajarkan, bacalah dengan penuh keyakinan, renungi makna tersurat dan tersiratnya saat ditengah kesunyian, lalu rasakan ‘tangan’Nya akan selalu menolong kita.

Wallahu A’lam Bisshowaab.