حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْخَلَّالُ وَغَيْرُ وَاحِدٍ قَالُوا أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ عَنْ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ قَال رَدَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى عُثْمَانَ بْنِ مَظْعُونٍ التَّبَتُّلَ وَلَوْ أَذِنَ لَهُ لَاخْتَصَيْنَا

Dari Sa’id bin Abu Waqash berkata, Rasulullah SAW melarang ‘Utsman bin Mazh’un untuk membujang. Jika saja beliau mengizinkanya, niscaya kami akan mengebiri diri kami.” (HR. Turmudzi : 1003)

Menikah adalah ibadah, melaksanakannya berarti masuk kepada gerbang banyak kebaikan, amal perbuatan yang dilakukan oleh orang yang telah menikah sangat berbeda nilai pahalanya dihadapan Allah, demikian dalam berbagai pernyataan Nabi Sholallahu Alaihi Wasalam diungkapkan.

Hadits ini menguatkan perintah menikah bagi lelaki yang telah mampu buat melakukannya, tak baik menunda, karena menunda berarti memberikan kesempatan bagi syeithan buat menggoda dan menggelincirkan kepada jalan yang salah, itulah mengapa perlu puasa buat meredamnya, seperti tips yang Nabi berikan buat mereka yg belum mampu menikah, untuk meredam nafsunya dan memproteksi tipu daya syeitan dan bala tentaranya.

Wanita merupakan kebahagiaan buat setiap pria, mereka memang diciptakan buat menghadirkan kebahagiaan buat lelaki, mereka teduh dan memberikan kedamaian, tubuh wanita berbalut kasih dan cinta, sehingga sulit rasanya buat membantah bahwa wanita memang teramat istimewa.

Boleh jadi itulah alasan mengapa Nabi Sholallahu Alaihi Wasalam melarang lelaki membujang, karena Nabi Sholallahu Alaihi Wasalam ingin memberikan informasi betapa indahnya pernikahan, betapa bahagianya bila hidup didampingi wanita, terlebih mereka sholihah lahir dan bathinnya. Legitimasi bahwa wanita adalah kebahagiaan bagi setiap pria juga diungkap dalam firmanNya :

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. (QS. Ar-Ruum :21)

Berbahagialah yang telah didampingi istri yang baik, bila belom.. Bersegeralah.. Pandai-pandailah buat mencari pasangan hidup, jangan hanya berbekal alasan cantik dan cinta, tapi lihatlah akhlak dan agamanya.

Bila perintah Allah dan Nabi Sholallahu Alaihi Wasalam telah terlaksana, maka PASTI hari-hari yang terjadi adalah bahagia tiada bertepi.

Wallahu A’lam Bisshowaab.