Ternyata tubuh kita belum ber-islam.

Kyai Alim menangis…Hiks😥

Menopo yayi? Mat sikil segera mencari tau

“Nda sengaja kil, aku nda sengaja mematahkan ranting tetangga, meskipun kecil dan sedikit tapi aku gunakan untuk congkel sedikit daging yg terselip di antara gigiku usai tahlilan tadi malam”

Ya Allah yayiii, hanya soal ranting kecil saja sampai nangis sesunggukan begitu, biasa aja kali yayi, ojo lebay!, Mat sikil coba menenangkan keadaan, tapi terkejut krn yg ia peroleh dampratan.

“ndasmu kil… Lha sikilmu iku duwe mata toh arane mata sikil, kalau kamu gunakan untuk nendang orang lain iku arane zholim, nanti ada pertanggung jawabannya. Ranting ini bukan milik aku karenanya aku nda berhak memakainya meskipun untuk kepentingan yg sepele.

Tadinya aku fikir juga begitu, cuma ranting kecil dan hanya segaris daging yg nyelip, tapi kan mengambil tanpa izin nda ada istilah lain selain MENCURI alias GHOSHOB, aku wedi kil, aku wedi jilatan api neraka, ranting ini akan menjadi saksi yg memberatkan😥 tanganku, gigiku, cangkemku iki belum ber-islam ternyata kil, :'(:'(huaaaaa…..:'(:'(huaaaa….:'(:'( Ampuuuuun Gustiiiiiii”

Mat sikil seketika juga ikut menangis seraya memukul kakinya yg panjang sebelah, lalu memukul perutnya lalu kepalanya, lalu hidungnya, lalu telinganya…”Apa lagi aku yayiii, kaki ini pernah melangkah ke tempat ma’shiyat, kepala ini sering berfikir kotor, hidung ini suka mencium yg tdk halal, telinga ini senang mendengar gunjingan orang, perutku pernah dimasuki makanan haram, cangkemku juga yayiiii….:'(:'(huaaaaaaa…..:'(:'(huaaaaa….:'(:'(”

Kyai Alim merangkul muridnya itu seperti anak kecil bermain boneka, mereka larut dalam tangisan yg mengharukan, mereka nda sadar sudah ratusan pasang mata tetangga menyaksikan “keanehan” guru-murid itu. Lalu tiba2 saja kyai Alim mengajak mat sikil menengadah ke langit dan berteriak keras mengucap syahadat:

Asyhadu an lâ ilâha illallâh wa asyhadu anna Muhammadan Rosulullâh

Perbaharui selalu keIslaman dalam tubuh dan ruh kita setiap saat karena manusia tak pernah luput dari segala kekhilafan dan gelimang dosa.

Moga bermanfaat bagi ana pribadi dan yg membacanya..