حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مُوسَى قَالَ قُلْتُ لِعَبْدِ الرَّحِيمِ بْنِ هَارُونَ الْغَسَّانِيِّ حَدَّثَكُمْ عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِي رَوَّادٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَر أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا كَذَبَ الْعَبْدُ تَبَاعَدَ عَنْهُ الْمَلَكُ مِيلًا مِنْ نَتْنِ مَا جَاءَ بِهِ

Dari Ibnu Umar ia berkata; Sesungguhnya Nabi SAW bersabda: “Jika seorang hamba berdusta, maka malaikat akan menjauh darinya sejauh satu mil karena bau busuk yang keluar darinya.” (HR. Turmudzi : 2100)

Berdusta adalah bagian dari ciri2 orang munafik, mereka berbeda dalam ucapan dan perbuatan, orang2 yang suka berdusta sesungguhnya mempunyai ‘penyakit’ yang teramat bahaya didalam hati, karena pada akhirnya akan menjerumuskannya kepada siksa neraka.

Karena besarnya bahaya dusta, dan bahayanya berteman dengan pendusta sehingga Allah ‘berpesan’ khusus kepada hambanya untuk pandai memilih teman, yaitu orang2 yang jujur, karena dusta akan selalu menghadirkan kegelisahan didalam hati.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ

Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar (jujur). (QS. At-Taubah :119).

Manusia boleh terpedaya, tapi Allah mengetahui yang tampak maupun yang tersembunyi.

Wallahu A’lam Bisshowaab.