​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sahabat, perihal Wanita Istimewa kenalkah sahabat kepada  Ummu Waroqoh Binti Naufal
 
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِى شَيْبَةَ حَدَّثَنَا وَكِيعُ بْنُ الْجَرَّاحِ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جُمَيْعٍ قَالَ حَدَّثَتْنِى جَدَّتِى وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ خَلاَّدٍ الأَنْصَارِىُّ عَنْ أُمِّ وَرَقَةَ بِنْتِ نَوْفَلٍ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- لَمَّا غَزَا بَدْرًا قَالَتْ قُلْتُ لَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ ائْذَنْ لِى فِى الْغَزْوِ مَعَكَ أُمَرِّضُ مَرْضَاكُمْ لَعَلَّ اللَّهَ أَنْ يَرْزُقَنِى شَهَادَةً.
قَالَ « قِرِّى فِى بَيْتِكِ فَإِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يَرْزُقُكِ الشَّهَادَةَ

Dari Ummu Waroqoh binti Naufal, bahwasanya nabi Sholallahu Alaihi Wasalam ketika perang badar, ia berkata kepada Nabi : Wahai Rasulallah, izinkan aku untuk menyertaimu dalam peperangan, aku akan merawat luka2 kalian, semoga Allah akan mengaruniakan aku pahala syahid, Nabi Sholallahu Alaihi Wasalam menjawab : “tinggallah engkau dirumahmu, karena sesungguhnya Allah Ta’ala akan mengaruniakanmu pahala syahid”. (HR. Abu Daud : 591)

Hadits ini sengaja saya pilihkan mengingat kemarin bangsa Indonesia merayakan peringatan hari Kartini yang bertepatan dengan 21 April, R.A Kartini merupakan tokoh wanita yang sejak kecil saya diperkenalkan oleh guru disekolah sebagai pejuang hak-hak wanita, beliau mempunyai kepedulian yang sangat tinggi terhadap nasib wanita, tentu semangat ini didasari oleh keinginan menebar manfaat bagi banyak orang.
 
Pada hadits ini saya ingin mengajak kita ‘bertamu’ ke rumah wanita penghuni syurga, wanita yang meninggal saat Umar ibn Khottob sedang menjabat sebagai kholifah, tetapi sejak peristiwa peperangan badar, Nabi Sholallahu Alaihi Wasalam telah menginformasikan bahwa Allah akan memberikan karunia pahala syahid, dan ‘hadiah’ mereka yang gugur dalam berjuang membela agama Allah adalah syurga, wanita tersebut bernama “UMMU WAROQOH AL-ANSHORI binti NAUFAL”.

Nabi Sholallahu Alaihi Wasalam, bila memiliki luang waktu selalu menyempatkan diri dengan beberapa sahabat beliau tuk mengunjungi wanita istimewa ini, didalam tubuh Ummu Waroqoh mengalir semangat berjuang membela agama, ia berusaha ambil bagian dalam setiap kebaikan sesuai dengan kodratnya sebagai wanita, dan ternyata ia tak perlu ke medan perang buat mendapatkan hadiah besar dari berperang, yaitu syurga.
 
Nabi menyuruhnya tetap berada di rumah saja, karena Allah sudah menetapkannya sebagai wanita yang mendapatkan pahala syahid, wanita ini mempunyai kebiasaan membaca Al-Quran siang dan malam, bahkan saat kematiannya datang, wanita ini sedang ‘larut’ dalam bacaan Al-Qurannya, bahagia ia dapatkan di dunia, bahagia menantikannya di syurga.
 
Menjadi wanita istimewa bisa dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja,  dan al-Qur’an memaparkan kriterianya :
 
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ إِذَا جَاءَكَ الْمُؤْمِنَاتُ يُبَايِعْنَكَ عَلَى أَنْ لَا يُشْرِكْنَ بِاللَّهِ شَيْئًا وَلَا يَسْرِقْنَ وَلَا يَزْنِينَ وَلَا يَقْتُلْنَ أَوْلَادَهُنَّ وَلَا يَأْتِينَ بِبُهْتَانٍ يَفْتَرِينَهُ بَيْنَ أَيْدِيهِنَّ وَأَرْجُلِهِنَّ وَلَا يَعْصِينَكَ فِي مَعْرُوفٍ فَبَايِعْهُنَّ وَاسْتَغْفِرْ لَهُنَّ اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
“Hai Nabi, apabila datang kepadamu perempuan2 yang beriman untuk mengadakan janji setia, bahwa mereka tiada akan menyekutukan Allah, tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anaknya, tidak akan berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka, dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik, maka terimalah janji setia mereka dan mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka. Sesungguhnya Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 60 : 12)

Menjadi ‘wanita syurga’ adalah hak semua wanita, tinggal sejauh mana ‘keinginan’ itu ada pada diri kita saat ini, bila benar ‘ada’, berbenahlah secara lahir dan bathin, maka engkau dapatkan kabar gembira seperti yang didapatkan oleh UMMU WAROQOH.

Semoga dapat diambil manfaatnya dan melahirkan wanita wanita istimewa seperti UMMU WAROQOH.

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Wallahu A’lam Bisshowab