​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sholawat serta salam kita ke haribaan junjungan nabi Besar Muhammad Sholallahu Alaihi Wasalam.

أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ

بِسْـــــــمِ اللّــــهِ الرَّحْمَــــــــنِ الرَّحِيْــــــمِ
Sahabat. Rasul selalu berkata agar kita senantiasa menghidupkan Al-Qur’an dalam hidup kita, karena begitu besarnya ganjaran yg didapat bagi orang2 yg selalu melantunkan Al-Qur’an setiap harinya.. Dalam haditsnya Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam bersabda:

حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ وَهَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى عَنْ سَعْدِ بْنِ هِشَامٍ عَنْ عَائِشَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « الَّذِى يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَهُوَ مَاهِرٌ بِهِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَالَّذِى يَقْرَؤُهُ وَهُوَ يَشْتَدُّ عَلَيْهِ فَلَهُ أَجْرَانِ .

Orang yang membaca Al Qur`an dan dia pandai membacanya (hafal) maka dia akan bersama para malaikat yang mulia dan berbakti. Adapun orang yang membacanya Al Qur`an dan dia berat baginya maka dia akan mendapatkan dua pahala. (HR. Abu Dawud : 1456)
Subhanallah indahnya ganjaran yg didapatkan.

Sahabat, hakikatnya barang siapa yang membaca Al-Quran saat di dunia sesungguhnya sedang ‘mempersiapkan’ syafa’at untuk dirinya, karena Al-Quran akan ‘mendatangi’ siapa saja yang ketika di dunia senantiasa membacanya, saat terjadinya ‘kepanikan’ dan ketakutan tingkat tinggi karena semua manusia dikumpulkan di padang mahsyar, mereka yang gemar membaca Al-Quran justru sedang dalam kebahagiaan dari lantaran mendapatkan syafa’at Al-Quran.

Mereka yang ‘mahir’ (hafal dan bagus bacaannya) Al-Quran disejajarkan dengan para malaikat pencatat amal kebaikan, dalam syarahnya Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa mereka mempunyai kedudukan seperti itu karena mereka membawa al-Quran didalam dirinya, mereka berbuat seperti yang telah dihafalnya dan mereka secara otomatis berusaha dalam ketaqwaan sepanjang hari, seperti para malaikat yang tak pernah berani melakukan kesalahan.

Orang2 yang mahir Al-Quran harus menjaga dirinya dari perbuatan yang sia2, mereka adalah orang2 yang seyogyanya selalu diliputi dengan keta’atan kepada Allah, mereka membawa kitab Allah di dalam dirinya, mereka istimewa dihadapanNya, mereka tak pernah tertarik dengan lainnya, kesenangan mereka adalah saat bersama Al-Quran dan Allah akan kirimkan kebahagiaan hidup di dunia dan setelahnya, tak perlu lelah merencanakan kesenangan, karena bersama al-Quran adalah kesenangan yang nyata.

Orang yang mao membaca Al-Quran, kendati pun terasa berat, mereka mendapatkan dua balasan kebaikan, karena tidak semua orang yang secara sukarela menyiapkan waktu khusus disetiap hari untuk bersama Al-Quran, kesibukan dunia telah mengalahkannya, sehingga melupakan perjalanan selanjutnya.

Sahabat, Lihatlah waktu yang telah dilewati, sedemikian cepat rasanya berlalu, padahal informasi Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam dalam haditsnya :

Idzaa Balagho al-‘abdu arba’iina sanatan walam yaghlib khoiruhu ‘alla syarrihi qobbalahu as-syaithoonu baina ‘ainaihi

(apabila seseorang telah sampai umur 40 tahun, dan amal kebaikannya belum mengalahkan amal buruknya, syeithan ‘mengecup’nya diantara kedua matanya), ‘kecupan’ syeitan tersebut sebagai ungkapan terima kasih kepada manusia karena telah terpedaya dengan segala kesibukannya yang telah mengalahkan keinginannya berbuat kebaikan.(Al-Hadits)

Sahabat, Berkaryalah sejak dini hingga Allah tanamkan ke istiqomahan pada diri kita, dengan berbagai amalan yang Allah suka , dan yang paling sederhana adalah ketika menyempatkan waktu ‘larut’ ketika membaca firman2Nya.

إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ فَلَا تُطِعِ الْمُكَذِّبِينَ

“Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah Yang Paling Mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dia-lah Yang Paling Mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. Maka janganlah kamu ikuti orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah). (QS. Al-Qolam : 7-8)

Dalam Artian firman Allah diatas menyebutkan, Berbuatlah sesukamu, karena yang Maha Menghakimi adalah Allah.

Semoga bermanfaat bagi diri saya pribadi dan bagi yg membaca agar tetap istiqomah guna mendekatkan diri kepada Allah.

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Wallahu A’lam Bisshowaab.