Mohon Perlindungan Buat Anak

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِى شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنِ الْمِنْهَالِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ : كَانَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- يُعَوِّذُ الْحَسَنَ وَالْحُسَيْنَ : « أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ ». ثُمَّ يَقُولُ : كَانَ أَبُوكُمْ يُعَوِّذُ بِهِمَا إِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ

Dari Ibnu Abbas, dia berkata : adalah Nabi Sholallahu Alaihi Wasalam memohon perlindungan kepada Allah untuk Hasan dan Husain : “aku memohon perlindungan kepada Allah untuk kalian berdua dengan kalimat yang sempurna dari setiap (godaan) syeitan) dan hewan berbisa, dan daripada setiap mata yang menyebabkan hilang akal“. (HR. Abu Dawud : 4739)

Anak adalah ‘harta’ yang teramat besar bagi setiap pasangan suami istri, keberadaan mereka tak pernah bisa dinilai dengan rupiah atau mata uang apapun, mereka bukan sekedar sebagai penyejuk hati dan penerus keturunan saat di dunia, tetapi keberadaan mereka juga diharapkan akan memberikan ‘pertolongan’ buat orang tua kelak di hari kiamat.

Sejak terlahir kedunia, setiap anak laksana lembar putih yang tak bernoda, kedua orang tuanyalah yang mengisinya dengan ‘catatan2’ indah dan nilai2 agama, sehingga mereka akan tumbuh besar menjadi manusia penuh pesona, membuat banyak orang berdecak kagum karena keluhuran pekertinya, membuat setiap mata yang memandangnya akan merasakan getar ‘kesalehan’ yang terpancar dari setiap perbuatannya.

Setiap orangtua pasti mencintai anaknya, mereka rela melakukan apa saja demi anaknya, bahkan ‘bertukar’ nyawapun rasanya akan dilakukan bila memang tak ada pilihan lainya, begitulah kasih yang memang Allah ‘wariskan’ kepada orang tua didalam dirinya, mereka melakukan tak berharap balas.

Mencintai anak bukan hanya memenuhi segala kebutuhannya dengan materi, hadits diatas merupakan pengajaran langsung dari Nabi Sholallahu Alaihi Wasalam untuk semua orang tua, yaitu dengan bermunajat kepada yang menciptakan semua makhluk, berharap penjagaanNya dari segala ‘rencana jahat’ syeitan dan segala bencana yang akan terjadi pada anak.

Anak butuh do’a, mereka butuh proteksi dari ‘langit’, do’a orangtua laksana do’a Nabi Sholallahu Alaihi Wasalam untuk ummatnya, tidak tertolak dan segera terwujud nyata.

Temani anak sepanjang waktu dengan rintihan do’a di sepertiga malam, hadiahkan bacaan al-Quran buat mereka, keluarkan sedekah agar tertolak bencana, bila perlu berpuasalah demi mengharap kebaikan dan kemuliaan buat anak, maka saksikan mereka akan selalu hadir sebagai penyejuk setiap kali memandangnya.

Sederhana dan teramat sederhana, karena ciri hamba yang Maha Rachman adalah orang yang menyempatkan berdo’a buat anak dan keturunannya.

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَاماً

Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (QS. Al-Furqon : 74)

Wallahu A’lam Bisshowab.