Keutamaan Sholat Dhuha

‏حدثنا ‏ ‏داود بن رشيد ‏ ‏حدثنا ‏ ‏الوليد ‏ ‏عن ‏ ‏سعيد بن عبد العزيز ‏ ‏عن ‏ ‏مكحول ‏ ‏عن ‏ ‏كثير بن مرة أبي شجرة ‏ عنْ نُعَيْمِ بْنِ هَمَّارٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ : يَا ابْنَ آدَمَ لا تُعْجِزْنِي مِنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ في أَوَّلِ نَهَارِكَ أَكْفِكَ آخِرَهُ .

Dari Nu’aim bin Hammar, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: Allah Azza wa Jalla berfirman: “Wahai anak cucu Adam, jangan hindari Aku dengan empat rokaat di awal siangmu, niscaya Aku akan mencukupi akhir siangmu.” (HR. Abu Dawud : 1289)

Cuma Allah tempat yang ‘digantungkan’ segala harapan, hanya Dia yang tak pernah ingkar ketika berjanji, dan hadits diatas merupakan firmanNya yang diucapkan oleh manusia terkasih, maka PASTI benar adanya dan tidak ada keraguan didalamnya.

Pagi ini sebagian besar manusia keluar rumahnya buat menjemput karuniaNya, semua akan bernilai ibadah bila diniatkan demi menjalani tugas mulia sebagai hamba yang ingin memberikan yang terbaik untuk keluarga dan agama, tentunya juga sebagai bekal kebaikan buat menghadapNya nanti, mengawali dengan empat roka’at sebelum ‘berjibaku’ dengan segala kesibukan adalah sebuah pilihan yang Allah tawarkan kepada setiap hambaNya, agar Dia memberikan ‘kecukupan’ sepanjang waktu yang akan dilalui hari ini.

Menyempatkan ruku dan sujud sebelum keluar rumah akan menjadi bagian sebab datangnya karunia, karena hadits diatas jelas menjanjikan dan teramat ringan buat dikerjakan, empat roka’at dhuha akan mengkondisikan setiap pelakunya dalam penjagaanNya dan Dia yang ‘menggenggam’ karunia.

Sempatkan ‘menyambangi’ langit, sebelum ‘membaur’ dengan kesibukan dunia, lalu nikmati betapa indahnya hari ini ‘ditemani’ oleh Pemilik siang dan malam hari.

Wallahu A’lam Bisshowaab.