Sahabat…

Seorang yang mengagungkan dan meneladani Rasulullah SAW pasti sangat ingin mengetahui apa yang beliau ajarkan tentang segala sesuatu.

Nah.., tentang malam tanggal 15 Sya’ban, atau yang dikenal dengan Malam Nisfu Sya’ban Rasulullah SAW di antaranya bersabda sbb:

Imam Ahmad meriwayatkan Rasulullah Saw. bersabda, “Allah mengampuni semua dosa hamba-hamba Nya pada malam Nisy fu Sya’ban kecuali dosa orang yang musyrik dan orang yang bermusuhan.”

 

Abdullah bin Mas’ud ra. berkata bahwa Nabi SAW telah bersabda,

“Barangsiapa mengerjakan shalat di malam Nisfu Sya’ban 100 raka’at dan pada tiap-tiap raka’atnya membaca QS. Al-Fatihah (sekali) dan QS. Al-Ikhlas 5 kali, maka Allah SWT akan menurunkan/mengirimkan 500.000 malaikat. Tiap-tiap malaikat membawa satu daftar catatan (yang terbuat) dari cahaya. Mereka menuliskan pahala (orang yang shalat pada mala Nisfu Sya’ban) sampai hari kiamat.”

 

 

Anas bin Malik bercerita bahwa Rasulullah pernah menyuruhnya pergi ke rumah Aisyah untuk suatu keperluan. Anas berkata kepada Aisyah, “Cepatlah, karena saya meninggalkan Rasulullah Saw. sedang membicarakan malam Nisyfu Saban.”

 

Aisyah berkata kepadanya,

 

“Duduklah, saya akan menyampaikan kepada Anda hadis tentang Nisyfu Sya’ban. Pada malam Nisyfu Sya’ban kebetulan ia adalah malam giliran saya. Pada malam itu, saya terbangun, tetapi saya tidak menemukan beliau berada di sisi saya. Saya mengira beliau pasti mengunjungi budak yang bernama al-Qibthiyah. Saya keluar melewati masjid,tiba-tiba kaki saya menyandung Rasulullah Saw yang saat itu sedang berdoa, ” Jiwaku tunduk kepada Mu, hatiku beriman kepada Mu. Inilah tanganku dan apa yang kusembunyikan dalam diriku . Wahai Yang Maha agung, ampunilah dosa-dosaku. Wajahku bersujud kepada Mu, duhai Sang Pencipta.

Ya Allah , berilah aku hati yang bersih dari perbuatan syirik, kufur dan dari perbuatan-perbuatan orang yang celaka.”

 

 

Beliau lalu sujud dan berdoa,

 

“Tuhanku aku berlindung kepada keridhoan Mu darimurka Mu, kepada pengampunan Mu dari siksa Mu. Aku tidak mampu memuji Mu seperti Engkau memuji diri Mu sendiri. Aku hanya mampu berkata seperti apa yang diucapkan saudaraku Daud. Kubenamkan wajahku kedalam tanah karena keagungan Tuhan ku. ”

 

Lalu beliau mengangkat kepalanya kembali. Beliau berkata padaku, “Wahai Humayra, apakah engkau tidak tahu bahwa malam ini malam Nisyfu Saban ? Pada malam ini Allah membebaskan hamba-hamba Nya dari neraka sebanyak bilangan bulu kambing, kecuali enam orang ;  

  • peminum arak
  • orang yang menyakiti kedua orang tuanya
  • orang yang berbuat zina
  • orang yang memutuskan silaturahmi
  • para penjudi
  • orang yang suka marah-marah tanpa alasan.”

 

walaupun banyak para sahabat memberikan argumennya tentang nisfu sya’ban.

untuk yg masih ragu, saya coba mengajak untuk meyakini segala sesuatunya dari niat dan iman, bila niatnya adalah baik, insya Allah semuanya akan menjadi baik, begitu juga bila niatnya buruk.

mari kita bersama-sama luruskan niat, untuk yg percaya tentang nisfu sya’ban berkaitan dengan anjuran Rasulullah mari kita jalankan ibadah tersebut toh niat awal yg kita bangun adalah ibadah dan kita percaya hanya akan beribadah kepada Allah SWT. ibadah yg sifatnya semata2 karena Allah insya Allah adalah baik, biar Allah yg memutuskan tentang baik/buruknya ibadah kita, tentang diterima/tidak ibadah kita karena kita berangkat dari ibadah semata-mata karena Allah.

 

Begitu juga untuk teman2 yg meyakini bahwa kekhususan ibadah pada malam nisfu sya’ban adalah bid’ah dan harus ditinggalkan. silahkan teman-teman tinggalkan hal tersebut, tentunya juga harus berangkat dari niat kita, yaitu niat yg semata-mata karena Allah ta’ala. tidak karena berfikir hal tersebut adalah buang2 waktu atau memang kita alergi terhadap membaca al-qur’an maupun memang sungkan untuk melakukan sholat sunah, sehingga kita kokoh pada pemahaman bahwah perayaan nisfu sya’ban adalah bid’ah.

 

Semoga Allah memberikan keyakinan kepada kita semua yang masih buta akan agamanya, Ya Rabb bimbinglah kami menuju jalan yang telah engkau ridhai, jangan jadikan kami umat yang terpecah belah untuk melaksanakan perintahMu dan menjauhi segala laranganMu.

 

Amin ya Rabb…